Peraturan Keselamatan & Kesehatan Kerja – K3

HIMPUNAN PERATURAN KESELAMATAN & KESEHATAN K3 LENGKAP

UNDANG-UNDANG
1. Undang-undang Uap tahun 1930 (Stoom Ordonnantie)
2. Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
3. Undang-undang Republik Indonesia No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Daftar Isi Berdasarkan TOPIK :
1. Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

2. Asbes

3. Dokter dan Paramedis Perusahaan

4. Jamsostek

5. K3 Umum dan SMK3

6. Kecelakaan

7. Kimia

8. Kesehatan Kerja

9. Kebakaran

10. Las

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. No. Per.02/MEN/1982 tentang Kwalifikasi Juru Las

11. Lift

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Per.03/MEN/1999 tentang Syarat-syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lift untuk Pengangkutan Orang dan Barang
  • Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan No. Kep.407/BW/1999 tentang Peryaratan, Penunjukan Hak dan Kewajiban Teknisi Lift.

12. Listrik dan Petir

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Per.02/MEN/1989 tentang Pengawasan Instalasi Instalasi Penyalur Petir
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. No.: Kep.75/MEN/2002 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) No. SMI-04-0225-2000Mengenai Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) di Tempat Kerja
  • Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan No.: Kep.311/BW/2002 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Teknisi Listrik

13. Konstruksi Bangunan

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I. No. Per.01/MEN/1980 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Konstruksi Bangunan
  • Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja Dan Menteri Pekerjaan Umum No.: Kep. 174/MEN/1986. No.: 104/KPTS/1986 tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja pada Tempat Kegiatan Konstruksi
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Per.01/MEN/1989 tentang Kwalifikasi dan Syarat-syarat Operator Keran Angkat

14. Pesawat Uap dan Bejana Tekan

15. Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3)

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I No. Per.04/MEN/1995 tentang Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja

16. Pertambangan dan Gas Bumi

17. Pesawat Tenaga dan Produksi

  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I.. No. Per.04/MEN/1985 tentang Pesawat Tenaga dan Produksi
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Per.05/MEN/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut

26 Tanggapan to “Peraturan Keselamatan & Kesehatan Kerja – K3”

  1. Audi Stefiano Says:

    terima kasih buat ulasan lengkapnya.. sangat membantu dalam pembuatan skripsi sya..

  2. mohon informasinya (adakah peraturannya) tentang :
    1. Peraturan kerja Shift
    2. Peraturan Jika kerja diluar kota dan harus menginap : (berapa
    kilometer jauhnya dari rumah), (fasilitas apa yang didapat
    misal :uang pisah,mess)

    Terima Kasih atas infonya.

    • untukperaturan kerja shift = ADA
      Peraturan Jika kerja diluar kota dan harus menginap : (berapa
      kilometer jauhnya dari rumah), (fasilitas apa yang didapat
      misal :uang pisah,mess) = TERGANTUNG KEBIJAKSANAAN PERUSAHAAN

      • Aturan kerja adalah 40 jam / minggu bagi yang kerja lima hari selebihnya lembur, dan 48 jam / minggu bagi yang bekerja 6 hari dan selebihnya lembur berdasarkan uu No 13

  3. soehartohp Says:

    Bagaimana pemberitaan tentang peledakan tabung gas LPG 3 kg dan ada juga 12 kg ,setahu saya konstruksinya berpedoman PermenNaker 01/tahun 1982 ,apakah tabung 3 kg juga disyahkan Depnaker/dinas Tenaga Kerja .
    1. pendapat saya tabung meledak karena ada kebocoran gas dan ada
    api baru terbakar mengenai tabung baru meledak
    2. siapa yang mengesahkan alat pengamannya (regulator,slang,klem,
    katup pengaman gas ,kompor kan bukan depnaker
    3. Ijin produksi tabung kan Deperindag ingat saya ada peraturanya ja
    man pak fahmi idris
    4. kita tahu dilapangan itu baik migas maupun pertamina tdk segampang
    itu berkoordinasi dgn instansi lain
    5. Pengawasan dan pembinaannya apakah pertamina itu terbuka

  4. thanks banget….untuk pembahasannya,sngat membantu dalam menyelesaikan tugas saya. Skali lagi makacy………… ^_^

  5. Mohon dikaji ulung tentang pemberian sertifikasi WHR Boiler yang menggunakan Steam Generator yang terpisah dari Steam Drum seperti Boiler yang mempaatkan Gas buang sebagai bahan bakarnya, karena sering pengawas uap dilapangan hanya memberikan satu sertifikat saja bagi beberap Steam Generator yang menggunakan satu Steam Drum sebagai bejana uapnya,

  6. Terima kasih … ini sangat membantu dalam pekerjaan saya …

  7. makasih banget sharenya mas bro, kbetulan ane lagi dapet tugas lagi suruh ngebahas aspek hukum dalam ketenagakerjaan. dan masalah-masalah terkini tentang ketenagakerjaan.

  8. Pak Sofyan salam kenal, terimakasih infonya sangat bermanfaat menambah referensi,

    salam,

  9. ass,pak saya mau tanya masalah peraturan jam kerja pt/cv ,dlm seminggu jam krj nya brapa jam ya?
    tlg ya pak konfrmsnya,sebelum nya saya ucapkan banyak terima kasih

    • waktu kerja normal untuk setiap perusahaan sama baik PT/CV menurut undang -undang 13 th. 2003, 40 jam seminggu dan jika ada kelibihan dari 40jam dlm seminggu harus / wajib membayar upah lembur liat kepmen 102.

  10. berapa standar gaji hse coordinator ?

    • yang diatur dalam peraturan cuman upah minimum kota/kabupaten/propinsi…..misalnya untuk wilayah samarinda UMK 2012 = Rp. 1.250.000,-…
      jadi klo standar gaji merupakan kebijakan dari perusahaan yang bersangkutan….. yang diawasi pihak disnaker yang penting tidak kurang dari UMK.
      UMK sendiri terdiri dari : Gaji POkok + Tunjangan Tetap

  11. cuman itu aja ya peraturan UU nya????
    sikit kali ……..
    kalo ada yang lain kirim aja ke
    pisces_yaya@ymail.com atau
    lovers_suryati@ymail.com
    okey?

  12. Salam kenal & K3,

    Saya ada sedikit kebingungan tentang peraturan yang mengharuskan penyediaan APAR pada lokasi pengelasan…

    mohon pencerahannya,

    jika berkenan, info ke email saya

    Terima aksih

    • karena pada pengerjaan pengelasan banyak ditemui bahan-bahan yang mudah terbakar, yang apabila terjadi kesalahan sengaja maupun tidak sengaja dapat menimbulkan kebakaran.. sebagai tindakan pencegahan dari bahaya kebakaran yang lebih besar maka sangat diperlukan APAR di tempat kerja tidak hanya pada lokasi pengelasan di kantor2 juga perlu disediakan apar.

  13. […] Peraturan Keselamatan & Kesehatan Kerja –( K3 ) […]

  14. This web site truly has all of the info I needed about this subject and didn’t know who
    to ask.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: